Detil Ruang Informasi

Program Pemberdayaan Ekonomi Perempuan yang Berkontribusi untuk Damai yang Berkelanjutan di Aceh

Administrator

1 tahun yang lalu

  1. INFO_ROOM_ATTACHMEMT1577054542

Program Pemberdayaan Ekonomi Perempuan yang Berkontribusi untuk Damai yang Berkelanjutan di Aceh

Kegiatan KKN yang dikoordinir oleh LP2M UIN ArRaniry telah dilakukan selama berpuluh tahun namun belum mampu memberikan dampak yang cukup signifikan bagi masyarakat. Pelaksanaan KKN yang sekarang dikenal sebagai Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) mahasiswa hanya sekedar membuat papan nama jalan, kursus bahasa Arab, Inggris, computer, dan tidak berkelanjutan. Selain itu kegiatan pengabdian dosen UIN Ar-Raniry terpisah dengan penelitian sehingga tema pengabdian masyarakat belum tentu sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan program pembangunan provinsi Aceh. Model KKN Inovatif yang menghubungkan antara penelitian dan pengabdian masyarakat menjadi solusi dengan menjadikan KPM menjadi ujung tombaknya.

KOMPAK melalui program UMD bermitra dengan UIN Ar- Raniry Banda Aceh memanfaatkan mahasiswa melalui KPM Tematik untuk mendampingi langsung dan memberikan pengetahuan serta pengalaman ekonomi kreatif bagi masyarakat di tiga desa: Gampong Cot Juru Mudi, Gampong Peulanteu, dan Gampong Kubu di Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat sebagai bagian dari usaha percepatan pengentasan kemiskinan. Keputusan memilih tiga desa ini juga didasarkan pada kajian Etnografi Kemiskinan di Aceh (Bappeda Aceh, 2017). Sembilan puluh mahasiswa dalam 3 kali penerjunan terlibat dalam UMD-KPM Tematik ini.

Kerjasama antara KOMPAK dan UIN Ar-Raniry berlangsung setelah terpilihnya UIN Ar-Raniry bersama tiga Perguruan Tinggi lainnya di Indonesia dilaksanakan melalui beberapa tahapan kegiatan:

  1. Survei awal untuk memastikan ketersediaan/kecukupan jenis sumber daya alam yang siap dijadikan sebagai bahan untuk kegiatan kerajinan.
  2. Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang dihadiri perwakilan 3 desa untuk menentukan jenis kerajinan apa yang akan dilakukan.
  3. Pembuatan grand design pelaksanaan pendampingan.
  4. Seleksi dan pembekalan supervisor dan mahasiswa untuk diintegrasikan dalam pelaksanaan KPM-UMD Inovatiftematik. Dosen dalam melaksanakan tugasnya sebagai supervisor mendampingi KUP bersama mahasiswa, juga menjadikannya sebagai ajang untuk melakukan penelitian. Mahasiswa diarahkan untuk berperan sebagai pendamping ibu ibu anggota KUP mulai dari mendirikan hingga menata administrasi KUP, melakukan penyiapan bahan dan mengelola produksi, mengembangkan jaringan, melakukan pemasaran baik secara konvensional maupun online.

Fase pertama ditargetkan bahwa masyarakat bisa berproduksi atau membuat berbagai macam produk dari bahan baku lokal enceng gondok. Fase kedua, dibicarakan peluang pasar dan perluasan jaringan untuk pemasaran produk yang dihasilkan oleh industri masyarakat termasuk solusi alternatif untuk mengelola siklus penyediaan bahan baku yang lebih ideal. (Dicky Ariesandi, KOMPAK Provincial Manager Aceh, 2017).

Koordinasi dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat (BMD) Propinsi Aceh dan Kabupaten Aceh Barat, Bappeda Propinsi Aceh dan Kabupaten Aceh Barat, Disnakermobduk Propinsi Aceh dan Kabupaten Aceh Barat, dan Dinas Perindustrian Propinsi Aceh dan Kabupaten Aceh Barat, perusahaan swasta, perhotelan juga dilakukan selama pelaksanaan UMD-KPM Inovatif.

Karena pendampingan dan pemberdayaan butuh waktu jangka panjang supaya berkelanjutan, UIN Ar-Raniry telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kabupaten Aceh Barat, dan melanjutkan menempatkan kegiatan KPM di ketiga desa tersebut dengan mengikuti pola KPMUMD. Personil Tim UMD-KOMPAK UIN Ar-Raniry terus berkomunikasi dengan para pelaku produksi kerajinan enceng gondok dan para pihak terkait untuk membantu menjaga kesinambungannya. Kegiatan survei dan koordinasi dengan berbagai pihak tetap masih dilakukan oleh UIN Ar- Raniry, terutama lewat P2M (Pusat Pengabdian Masyarakat) dari LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat) dan lewat kegiatan yang juga difasilitasi oleh KOMPAK Provinsi Aceh.